PANJENENGAN PENGUNJUNG NOMER

JAM PIRO SAIKI

Sunday, May 3, 2009

7 Langkah Menghentikan Banjir Virus Shortcut Ardhi Suryadhi - detikinet



Shortcut yang dibuat virus (vaksin)

Jakarta - Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.

Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:

1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer ( ash / fyk )

Tips & Tricks Uji Kehandalan 5 Tools Pemantau Conficker

Jakarta - Seiring dengan maraknya Swine Flu (Flu Babi) yang menyerang manusia dan menurut WHO sudah pada taraf kegentingan 4, bandara di seluruh dunia langsung bersiaga memantau para penumpang dari Meksiko dan Amerika Serikat. Kalau di dunia komputer yang menjadi sumber penyebaran virus adalah file yang terinfeksi virus, maka di dunia nyata, yang terinfeksi virus dan menjadi sarana penyebaran virus adalah manusia.

Karena itu bandara menerapkan scanning atas penumpang yang dicurigai mengidap flu dengan menggunakan scanner suhu tubuh karena pengidap flu (apapun jenisnya) pasti mengalami peningkatan suhu tubuh karena badannya bereaksi atas adanya virus asing yang masuk. Sebenarnya prinsip di dunia komputer juga sama, kalau bandara menggunakan scanner suhu tubuh maka “bandara” di internet adalah router-router dan aplikasi yang digunakan bukan scanner tubuh manusia melainkan Firewall.

Tetapi ada satu keunggulan yang dimiliki oleh dunia IT dibandingkan dunia manusia (jika dibandingkan) saat ini, dimana pada dunia manusia tidak mungkin (sangat sulit dan mahal) untuk dapat memantau seluruh manusia di satu kota dan menentukan siapa saja yang terinfeksi flu. Kalau di dunia IT kita bisa menggunakan scanner khusus untuk mendeteksi komputer mana saja yang terinfeksi virus sehingga dapat dilakukan antisipasi yang cepat dan efektif untuk menghadapi masalah virus.

Setelah melakukan test terhadap beberapa tools untuk membasmi Conficker, langkah berikutnya yang paling krusial jika anda administrator jaringan adalah mengidentifikasi komputer mana saja yang terinfeksi virus dan berusaha menyebarkan virus. Karena itu, Vaksincom melakukan pengetesan terhadap tools untuk mendeteksi komputer di jaringan yang terinfeksi Conficker dan berusaha melakukan penyebaran terhadap komputer dalam jaringan.

Jika kita hanya melakukan pembersihan terhadap satu komputer saja tentu tidak masalah, tetapi bagaimana jika dalam jaringan anda terinfeksi komputer tetapi anda tidak tahu komputer mana yang terinfeksi, karena terkadang komputer yang menginfeksi jaringan kita tidak terduga-duga, misalnya komputer notebook yang sering dibawa pulang oleh pimpinan atau bagian yang sering dinas luar. Selain itu, jika kita memvonis komputer tertentu terinfeksi virus, tentunya kita harus memiliki bukti.

Conficker dan Gejalanya di Dalam Jaringan

Jika pada mega test sebelumnya dijelaskan gejala conficker pada komputer tersebut, maka kali ini kita harus mengatahui apa dampak conficker pada jaringan, sebagai berikut:

Berusaha mendownload dan mencoba akses pada 250 domain (conficker B) atau 50.000 domain (conficker C) yang random. Berikut beberapa domain yang random tersebut :

* aaidhe.net
* barhkuuu.cn
* cfhlglxofyz.biz
* dtosuhc.org
* elivvks.info
* fsrljjeemkr.cc
* gbmkghqcqy.ch
* hudphigb.net
* iqrzamxo.ws
* jjhajbfcdmk.com


Berusaha akses ke beberapa domain yang umum untuk mengecek waktu saat ini. Beberapa domain tersebut yaitu :

* baidu.com
* google.com
* yahoo.com
* msn.com
* ask.com
* w3.org
* aol.com
* cnn.com
* ebay.com
* msn.com
* myspace.com
* facebook.com
* rapidshare.com


Pada dasarnya virus ini berusaha melakukan penyebaran melalui default share windows menggunakan port 445, tetapi selain itu Conficker juga menggunakan port 1024 s/d 10000 untuk melakukan penyebaran pada jaringan komputer.

The Tools, Conficker Network Detection...

Dari beberapa tools yang ada, Vaksincom melakukan pengetesan beberapa tools yang familiar dan sering digunakan. Tools tersebut dikeluarkan oleh beberapa vendor security untuk membantu mempermudah deteksi dari serangan Conficker pada jaringan anda.

Berikut beberapa tools yang tersedia sebagai berikut :

1. Wireshark

Wireshark/Ethereal merupakan salah satu dari sekian banyak tools Network Analyzer yang banyak digunakan oleh Network administrator untuk menganalisa kinerja jaringannya dan juga merupakan tools andalan Vaksinis (teknisi Vaksincom). Wireshark banyak disukai karena interfacenya yang menggunakan Graphical User Interface (GUI) atau tampilan grafis.

Wireshark mampu menangkap paket-paket data/informasi yang berseliweran dalam jaringan yang kita “intip”. Semua jenis paket informasi dalam berbagai format protokol pun akan dengan mudah ditangkap dan dianalisa. Tools ini tersedia di berbagai versi OS, seperti Windows, Linux, Macintosh, dll.

Pada awal kemunculan dan perkembangan Conficker, tools ini merupakan “pelopor” tools yang digunakan oleh beberapa vendor security untuk menganalisa paket-paket data/informasi dalam jaringan dari serangan Conficker. Anda dapat mendownload wireshark pada alamat http://www.wireshark.org/download.html.

Pada saat instalasi, perhatikan untuk mengaktifkan dan menginstall plugin MATE (Meta Analysis Tracing Engine), karena secara default belum diaktifkan. Plugin ini dapat berfungsi untuk memfilter seluruh paket-paket data dari berbagai protocol yang lewat dalam jaringan. Selain itu dalam proses instalasi juga disertakan WinPcap. Lakukan instalasi WinPcap, WinPcap merupakan driver yang digunakan untuk membaca dan mem-filter lalu lintas paket data/informasi yang lewat.

Untuk penggunaannya cukup mudah, pada saat anda menjalankan Wireshark, pilih saja tab Capture kemudian pilih list Interfaces. Pada pilihan capture interfaces, pilih yang sesuai dengan jaringan LAN/Ethernet card anda kemudian klik tombol start. Wireshark juga memiliki kemampuan untuk melakukan scan komputer antar segmen.

Untuk deteksi Conficker, lakukan filter dengan protocol NBNS (NetBIOS Name Service) kemudian perhatikan info yang diberikan, umumnya NBNS akan membaca hostname komputer tetapi jika NBNS membaca selain hostname komputer dalam hal ini adalah domain-domain yang dituju oleh Conficker, maka source IP tersebut merupakan komputer yang terinfeksi dan berusaha untuk menyebarkan dan mengupdate dirinya.

2. Nmap

Nmap (Network Mapper) merupakan salah satu tools eksplorasi jaringan, dan secara eksklusif menjadi salah satu andalan yang sering digunakan oleh administrator jaringan. Dengan Nmap kita dapat melakukan penelusuran ke seluruh jaringan dan mencari tahu service apa yang aktif pada port yang lebih spesifik.

Nmap merupakan salah satu tools yang paling banyak digunakan untuk melakukan scanning jaringan dan terkenal sebagai tool yang multi platform, cepat dan ringan. Nmap berjalan pada semua jenis OS, baik mode console maupun grafis. Hebatnya lagi, tidak seperti Wireshark, Nmap juga melakukan scanning pada celah keamanan MS08-067 yang di eksploitasi oleh Conficker sehingga dapat membantu administrator menentukan komputer mana saja yang masih memiliki celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh Conficker.

Selain itu, Nmap juga memiliki satu keunggulan yang mungkin membuat administrator jaringan besar jatuh cinta, ia dapat melakukan scanning komputer antar segmen.

Terhadap kemunculan dan perkembangan Conficker, Nmap dengan bantuan source code dari Tillman Werner dan Felix Leder dari The Honeynet Project, telah merilis versi baru dengan tambahan fitur deteksi terhadap komputer yang terinfeksi Conficker. Anda dapat mendownload versi terbaru pada alamat http://nmap.org/download.html.

Proses instalasi Nmap cukup mudah, sama halnya seperti wireshark, Nmap juga melakukan instalasi terhadap WinPcap (jika belum terinstall). Jika sudah terinstall WinPcap, biasanya akan terjadi error dan proses instalasi WinPcap sebaiknya di lewatkan saja.

Untuk penggunaannya, baik mode console maupun GUI, kita tetap menggunakan perintah command. Penggunaan command untuk mendeteksi Conficker ada 2 cara :
Scan jaringan dengan membaca port 139 & 445 (lebih cepat) :

* nmap -p 139,445 -T4 --script p2p-conficker,smb-os-discovery,smb-check-vulns --script-args checkconficker=1,safe=1 192.168.1.1/24 (contoh dengan jaringan IP 192.168.1…..)
* Scan jaringan dengan membaca seluruh port yang digunakan Conficker (agak lambat) :
* nmap -p - -T4 --script p2p-conficker,smb-os-discovery,smb-check-vulns --script-args checkall=1,safe=1 192.168.1.1/24 (contoh dengan jaringan IP 192.168.1….)


3. Retina Network Security Scanner (Conficker Worm)

Walaupun agak terlambat dan diluncurkan menjelang 1 April 2009, sebagai salah satu vendor keamanan komputer, eEye Digital Security juga ikut meluncurkan tools khusus dan gratis untuk mendeteksi keberadaan Conficker dalam jaringan. Tools ini didesain untuk mendeteksi keberadaan Conficker dan sekaligus mendeteksi vulnerability windows tersebut dari celah keamanan Windows Server Service (patch MS08-067). Anda dapat mendownload tools ini pada alamat http://www.eeye.com/html/downloads/other/ConfickerScanner.html.

Proses instalasi sangat mudah dan cepat, anda cukup menjalankan file instalasi yang dilanjutkan perintah-perintah selanjutnya hingga selesai.

Bagi pengguna umum, tools Retina dari Eeye relatif lebih mudah dibandingkan Wireshark dan Nmap, saat anda menjalankan tools ini anda dapat langsung memilih target yang diinginkan baik single IP maupun dengan range IP. Jika sudah, anda dapat langsung klik tombol scan.

Jika sudah selesai akan muncul box pesan tanda selesai. Hasil dari scan tersebut terdapat 4 kategori yaitu :

* Not Tested (biasanya dikarenakan port 445 tertutup/disable, sehingga tidak bisa scan)
* Infected (komputer terdeteksi terinfeksi Conficker)
* Patched (komputer bersih dan sudah di patch MS08-067)
* Vulnerable (komputer bersih tetapi belum di patch, rawan terinfeksi Conficker)


Sayangnya tools ini hanya membaca port 139 dan 445, sehingga sangat sulit jika komputer yang terinfeksi tidak mengaktifkan port tersebut (File and Printer Sharing). Selain itu, Retina tidak dapat melakukan scanning antar segmen dan juga tidak memantau port 1024 – 10.000 yang di eksploitasi oleh Conficker.

4. SCS (Simple Conficker Scanner)

Tools simple dan canggih buatan Tillman Werner dan Felix Leder dari The Honeynet Project, yang pada saat awal diluncurkan banyak digunakan oleh Vaksincom untuk mendeteksi IP – IP ISP Indonesia yang terinfeksi Conficker ini menjadi rujukan beberapa vendor untuk membuat tools sejenis.

Mereka membuat tools conficker network scanner dari bahasa Python yang kemudian beserta source code-nya dipublish secara bebas. Tercatat beberapa vendor seperti Nmap, eEye dan Foundstone menggunakan source code yang kemudian di compile dan dijadikan plugin tools masing-masing vendor untuk digunakan mendeteksi conficker.

Tools ini dapat didownload pada alamat http://www.4shared.com/get/95921961/d7727fab/scs.html .

SCS tidak perlu diinstall, anda hanya perlu akstrak pada folder/drive yang anda tentukan saja. Tetapi untuk menjalankan SCS anda perlu meng-install Nmap. Hal ini dikarenakan SCS membutuhkan driver paket monitoring data.

Untuk penggunaannya, SCS menggunakan mode console atau command prompt. Pada mode command prompt, pindah pada folder scs kemudian ketik perintah berikut :

* “scs [IP_Awal] [IP Akhir]” , contoh : C:\scs>scs 192.168.1.1 192.168.1.255


Sama seperti Retina, SCS hanya membaca port 139 dan 445 saja.

5. Conficker Detection Tool (MCDT)

Melalui salah satu divisi-nya yaitu Foundstone, McAfee ikut merilis salah satu tools network untuk mendeteksi keberadaan conficker. Tools yang juga menggunakan source dari Tillman Werner dan Felix Leder dari The Honeynet Project, merupakan pengembangan dari team Foundstone yang didesain untuk mendeteksi keberadaan komputer yang terinfeksi conficker, dan telah dipublish secara gratis. Anda dapat mendownload pada alamat http://www.mcafee.com/us/enterprise/confickertest.html .

Tools ini tidak perlu diinstall, anda hanya perlu ekstrak pada direktori / drive yang anda tentukan saja.

Untuk penggunaannya pun cukup mudah, saat anda menjalankan tools ini anda dapat langsung memilih range target yang diinginkan. Bahkan anda dapat melakukan scanning jika terdapat beberapa segmen pada jaringan komputer anda, hal ini yang tidak terdapat pada Retina.

Tetapi sayangnya tools ini tidak melakukan pemeriksaan pada celah keamanan MS08-067 yang di eksploitasi Conficker seperti Nmap dan Retina. Berbeda dengan Retina, tools ini memiliki 3 kategori hasil scan yaitu :

* INFECTED (komputer terinfeksi conficker)
* Not infected (komputer bersih atau tidak terinfeksi)
* Not tested (biasanya dikarenakan port 445 tertutup/disable, sehingga tidak bisa scan)


Sama seperti halnya Retina dan SCS, tool ini hanya membaca port 139 dan 445 (File Printer Sharing) dan tidak melakukan pemantauan atas port 1024 – 10.000 yang di eksploitasi oleh Conficker.

Hasil Perbandingan.....



Dari beberapa tools tersebut, kami me-review dan membuat tabel perbandingan-nya sebagai berikut (klik untuk memperbesar):

Tabel Hasil Uji



Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh lab Vaksincom, terlihat bahwa tidak ada tools yang sempurna. Masing-masing tools memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Nmap walaupun memiliki fitur yang paling lengkap tetapi memiliki kelemahan pada sisi penggunaan yang masih menggunakan command dan kecepatan scan yang lambat dibanding tools yang lain. Sementara MCDT merupakan tools yang sangat simple tanpa instalasi serta proses scan cukup cepat memilki kelemahan tidak dapat berfungsi dengan baik jika port 445 ditutup/disable (File and Printer Sharing di non aktifkan) dan tidak melakukan pemeriksaan pada celah keamanan MS08-067 yang dieksploitasi oleh Conficker.

Penulis, Adi Saputra dan Alfons Tanujaya, adalah analis antivirus untuk Vaksincom.

Tuesday, March 10, 2009

Nih, 100 Malware Paling Ganas Minggu Ini Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Jumlah malware yang tersebar di ranah internet mungkin tak terhingga. Namun sedikitnya ada seratus yang sedang gencar-gencarnya menyerang komputer pengguna di Tanah Air.

Nah, berikut ini adalah daftar nama-nama malware Top 100 yang beredar di Indonesia sejak 26 Februari-5 Maret 2009, menurut laporan dari Kaspersky Lab yang dikutip detikINET, Selasa (10/3/2009).

Nama malware (Hits)

1. Net-Worm.Win32.Kido.ih (23.9615%)
2. Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a (23.4388%)
3. HEUR:Trojan.Win32.Generic (8.9684%)
4. Heur.Win32.Trojan.Generic (7.5653%)
5. Heur.Win32.Invader (2.4484%)
6. HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic (2.0083%)
7. Net-Worm.Win32.Kido.eo (1.8432%)
8. Packed.Win32.Black.a (1.8157%)
9. Trojan-Proxy.Win32.Agent.mf (1.7882%)
10. Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq (1.6781%)
11. Trojan.Win32.Agent.bsdh (1.5681%)
12. Trojan.Win32.Monder.gen (1.4856%)
13. Packed.Win32.Tdss.f (0.7703%)
14. Net-Worm.Win32.Kido.ef (0.6878%)
15. Net-Worm.Win32.Kido.t (0.6878%)
16. Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahyl (0.6602%)
17. Backdoor.Win32.Inject.mw (0.6327%)
18. Net-Worm.Win32.Kido.du (0.6327%)
19. Trojan-Spy.Win32.Agent.abre (0.6052%)
20. Packed.Win32.Katusha.a (0.5227%)
21. Trojan-Downloader.Win32.Agent.adch (0.4952%)
22. HEUR:Trojan.Win32.Invader (0.4677%)
23. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dpz (0.4677%)
24. Trojan-Downloader.Win32.Injecter.cco (0.4127%)
25. Trojan.Win32.Obfuscated.gen (0.3851%)
26. Backdoor.Win32.IRCBot.htv (0.3851%)
27. Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn (0.3576%)
28. HEUR:Virus.Win32.Generic (0.3576%)
29. Virus.Win32.Sality.aa (0.3576%)
30. Multi.Win32.Packed (0.3301%)
31. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjhd (0.3026%)
32. HEUR:Backdoor.Win32.Generic (0.2751%)
33. Suspicious.Win32.Packer (0.2751%)
34. Trojan.Win32.BHO.nby (0.2751%)
35. Trojan-Downloader.Win32.Injecter.cjb (0.2476%)
36. not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.ar (0.2476%)
37. Trojan-Dropper.Win32.Agent.aihn (0.2201%)
38. Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje (0.2201%)
39. Virus.Win32.VB.ki (0.1926%)
40. Trojan-PSW.Win32.Agent.lta (0.1926%)
41. not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies (0.1926%)
42. Trojan-GameThief.Win32.WOW.fwj (0.1926%)
43. Trojan.Win32.Buzus.annp (0.1926%)
44. Trojan.Win32.Obfuscated.whl (0.1926%)
45. not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj (0.1651%)
46. not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n (0.1651%)
47. not-a-virus:FraudTool.Win32.SystemSecurity.cc (0.1651%)
48. not-a-virus:AdWare.Win32.BHO.fav (0.1651%)
49. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjdl (0.1376%)
50. Trojan.Win32.Buzus.anmg (0.1376%)
51. Hoax.MSIL.BadJoke.Agent.s (0.1376%)
52. Virus.Win32.Virut.ce (0.1376%)
53. Trojan-Downloader.Win32.Tiny.byt (0.1376%)
54. Heur.Win32.Downloader (0.1376%)
55. Net-Worm.Win32.Kido.dam.y (0.1376%)
56. Trojan-GameThief.Win32.OnLineGames.ukpq (0.11%)
57. Trojan-Dropper.Win32.Small.ayg (0.11%)
58. P2P-Worm.Win32.Agent.to (0.11%)
59. Net-Worm.Win32.Kido.cy (0.11%)
60. Trojan-Spy.Win32.Ardamax.n (0.11%)
61. not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.kyd (0.11%)
62. Trojan-Dropper.Win32.Agent.aihl (0.11%)
63. Backdoor.Win32.Small.hma (0.11%)
64. Backdoor.Win32.Poison.unh (0.11%)
65. Virus.Win32.Parite.b (0.11%)
66. Exploit.Win32.DCom.ad (0.11%)
67. Backdoor.Win32.Poison.upb (0.0825%)
68. IM-Worm.Win32.Sohanad.gen (0.0825%)
69. Virus.Win32.Sality.z (0.0825%)
70. Trojan.Win32.Agent.bsyg (0.0825%)
71. Trojan-Downloader.Win32.Agent.beev (0.0825%)
72. not-a-virus:AdWare.Win32.OneStep.z (0.0825%)
73. Virus.Win32.Alman.b (0.0825%)
74. Backdoor.Win32.DSNX.03 (0.0825%)
75. Trojan.Win32.Buzus.anox (0.0825%)
76. Trojan.Win32.Agent.bsyh (0.0825%)
77. HackTool.MSIL.KKFinder.q (0.0825%)
78. Trojan-PSW.Win32.Delf.fg (0.0825%)
79. Backdoor.Win32.IRCBot.hvt (0.0825%)
80. not-a-virus:FraudTool.Win32.SpyNoMore.g (0.0825%)
81. Backdoor.Win32.IrcContact.30 (0.055%)
82. Net-Worm.Win32.Kido.hi (0.055%)
83. Trojan.Win32.Buzus.ansx (0.055%)
84. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjpn (0.055%)
85. Trojan-Spy.Win32.Ardamax.t (0.055%)
86. P2P-Worm.Win32.Bacteraloh.h (0.055%)
87. Trojan.Win32.VB.aad (0.055%)
88. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.vluf (0.055%)
89. Trojan.Win32.Agent.bsyi (0.055%)
90. not-a-virus:AdWare.Win32.EShoper.bi (0.055%)
91. Trojan.Win32.Autoit.bk (0.055%)
92. Trojan.Win32.Agent.bsfc (0.055%)
93. Backdoor.Win32.Turkojan.clw (0.055%)
94. Trojan.Win32.Agent2.eon (0.055%)
95. Worm.Win32.AutoRun.fdl (0.055%)
96. not-a-virus:AdWare.Win32.Mostofate.ci (0.055%)
97. not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.nn (0.055%)
98. Trojan-DDoS.Win32.Small.y (0.055%)
99. Trojan.Win32.Obfuscated.aaw (0.055%)
100. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bizd (0.055%)

Thursday, February 19, 2009

6 Langkah Membasmi Virus Penyerang Yahoo Messenger Ardhi Suryadhi - detikinet

Jakarta - Serangan virus Coutsonif.A yang mengancam pengguna Yahoo Messenger dan Skype patut diwaspadai. Virus ini menyebar dengan mengirimkan dirinya ke semua kontak yang ada dalam alamat aplikasi tersebut dari komputer yang terinfeksi.

Pesan tersebut sekilas seperti pesan pada umumnya. Namun jangan sampai mengklik link yang diberikan, sekalipun dikirimkan oleh teman Anda. Pasalnya, pesan tersebut sebenarnya bukan dikirimkan oleh rekan Anda, melainkan oleh virus yang telah berhasil menginfeksi komputer rekan Anda.

Nah, jika sudah terinfeksi, maka secara otomatis ia akan membuat nama file acak dengan ekstensi .tmp dan .exe yang akan disimpan di direktori [C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp] dengan nama yang berbeda-beda.

Kalau sudah begini, user hanya bisa pasrah dan tak tenang beraktifitas di internet lagi. Bahkan, bisa-bisa nama baiknya pun rusak karena dituduh menyebarkan virus juga. Sebab, si penerima pesan menduga temannya yang sengaja mencelakakan dirinya dengan mengiriminya virus.

Makanya, sebelum kejadian itu terjadi. Ada baiknya Anda simak 6 cara jitu untuk membasmi virus perusak nama baik yang menyerang aplikasi chat ini seperti dilansir Vaksincom:

1. Disable 'System Restore' selama proses pembersihan.
2. Disable autorun Windows, agar virus tidak dapat aktif secara otomatis saat akses ke drive /flash disk.

* Klik tombol 'start'
* Klik 'run'
* Ketik 'GPEDIT.MSC', tanpa tanda kutip. Kemudian akan muncul layar 'Group Policy'
* Pada menu 'Computer Configuration dan User Configuration', klik 'Administrative templates'
* Klik 'System'
* Klik kanan pada 'Turn On Autoplay', pilih 'Properties'. Kemudian akan muncul layar 'Tun on Autoplay propeties'
* Pada tabulasi 'Setting', pilih 'Enabled'
* Pada kolom 'Tun off Autoplay on' pilih 'All drives'
* Klik 'Ok'


3. Matikan proses virus, gunakan tools 'security task manager' kemudian hapus file [sysmgr.exe, vshost.exe, winservices.exe, *.tmp]

Sekadar catatan, .tmp menunjukan file yang mempunyai ekstensi TMP [contoh: 5755.tmp]. Klik kanan pada file tersebut dan pilih 'Remove', lalu pilih opsi 'Move File to Quarantine'.

4. Repair registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara: Klik kanan repair.inf, lalu pilih instal.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee


[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del


[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKCU, SessionInformation, ProgramCount, 0x00010001,3
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\BlockedPopup\.current,,,"C:\WINDOWS\media\Windows XP Pop-up Blocked.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\EmptyRecycleBin\.Current,,,"C:\Windows\media\Windows XP Recycle.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.Current,,,"C:\Windows\media\Windows XP Start.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\SecurityBand\.current,,,"C:\WINDOWS\media\Windows XP Information Bar.wav"

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft(R) System Manager
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, bMaxUserPortWindows Service help
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, MaxUserPort

5. Hapus file virus berikut:
C:\vshost.exe [all drive]

C:\autorun.inf [all drive]

C:\RECYCLER\S-1-5-21-9949614401-9544371273-983011715-7040\winservices.exe

C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp

A415.tmp [acak]

034.exe [acak]

Lady_Eats_Her_Shit--www.youtube.com

C:\WINDOWS\system32\sysmgr.exe

C:\WINDOWS\TEMP\5755.tmp

C:\windows\system32\crypts.dll

C:\windows\system32\msvcrt2.dll

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan gunakan antivirus yang dapat mendeteksi dan membasmi virus ini up to date. Anda juga dapat download tools Norman Malware Cleaner di http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

( ash )

Monday, February 2, 2009

Ssstt.. Ini Dia Bocoran Fitur Baru Windows 7 Ardhi Suryadhi - detikinet

Jakarta - Microsoft baru saja memamerkan sistem operasi teranyar mereka, Windows 7, untuk pertama kalinya di Indonesia. Lebih dari 50 fitur baru dibenamkan dalam OS ini.

Windows 7 sepertinya memang dibuat untuk menyempurnakan sang pendahulu, Windows Vista. Hal itu terlihat dari tampilan user interface-nya yang tak berbeda jauh dengan Vista.

Namun, seperti dikatakan Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia, Windows 7 berjalan lebih cepat ketimbang Vista. "Karena meskipun dibangun dari kernel Vista, tapi Windows 7 sudah melalui proses re-enginering," tukasnya.

Mau tahu fitur baru apa saja yang ada di Windows 7? Simak pengalaman detikINET ketika Microsoft memamerkan Windows 7 versi beta untuk pertama kalinya di Indonesia.

-. User Interface: Seperti sudah disebutkan sebelumnya, jangan mengharapkan tampilan yang revolusioner dari Windows 7, sebab hampir mirip dengan Vista. Sedikit perbedaan mungkin Windows 7 tampil dengan lebih 'bersih', dengan tidak diramaikan terlalu banyak icon di halaman desktopnya. Di sebelah kanan bawah halaman desktop, Microsoft bahkan membatasi penggunaan icon menjadi lebih sedikit yakni cuma 4 icon.

-. Gadget: Pengguna Windows 7 dibebaskan berkreasi dengan icon gadget semisal jam, CPU meter, kalender dll, karena bisa ditempatkan di sembarang tempat pada halaman desktop. Sementara di Vista, icon gadget hanya bisa 'diparkir' di sebelah kanan tampilan.

-. Action Center: Microsoft membuat suatu pusat kontrol baru di Windows 7 yang diberi nama Action Centre. Lewat fitur ini, user dapat melakukan modifikasi sekuriti, maintenance, penyelesaian trouble shooting hingga mengetahui isu-isu apa saja yang tengah terjadi di komputer user.

-. Themes: Windows 7 juga menyajikan pilihan themes yang lebih bervariasi. Wallpaper juga bisa diatur untuk berubah secara otomatis dalam rentang waktu yang sudah ditentukan.

-. Pinning: Fitur ini dibuat untuk memudahkan user mencari file yang sering mereka buka. Jadi, semacam ada jump list.

-. Snap: Fitur ini digunakan bagi mereka yang ingin lebih mudah ketika mau membandingkan dokumen. User tak perlu repot-repot men-drag ukuran file, tinggal menggeser dokumen tersebut ke kiri/kanan file tersebut akan secara otomatis berubah menjadi setengah ukuran. Sementara jika digeser ke atas/bawah, maka file itu akan kembali ke ukuran sebenarnya.

-. Hoffer: Fitur ini berfungsi untuk mengubah halaman yang dibuka menjadi transparan. Tombol hoffer sendiri berada di sebelah kanan bawah halaman desktop.

-. Media Center: Fitur media center sebenarnya bukan barang baru di keluarga Windows, karena sebelumnya ada di Vista. Namun di Windows 7, tampilan media center disulap menjadi lebih menarik. User bisa memainkan file musik dan memutar koleksi foto/gambar secara otomatis.

-. Sharing Koneksi: Fitur ini juga sebelumnya telah hadir di Vista, namun Windows 7 membuatnya menjadi lebih mudah. Hanya dalam 4 langkah, user bisa sharing koneksi internet dengan user lainnya.

-. Direct Access: Fitur ini hanya bisa digunakan untuk pelanggan korporat. Fungsinya untuk mengindahkan penggunaan virtual private network (VPN) agar utilisasi bandwidth menjadi lebih optimal.

-. Branch Cache: Fitur ini juga hanya untuk pelanggan korporat, yang secara otomatis menempatkan file yang telah di-download oleh seorang pegawai dari suatu sumber di internet ke dalam jaringan intranet kantor. Alhasil, jika ada pegawai lainnya yang ingin men-download file yang sama, dia tidak perlu lagi men-downloadnya dari sumber awal. Hal ini tentunya akan menghemat bandwidth.

Dikatakan Lukman, sekitar 90 persen fitur yang ada di Windows 7 versi beta ini akan digunakan di Windows 7 versi akhir. Sementara untuk tampilan atau user interface, masih ada kemungkinan untuk berubah. Jadi, kita tunggu saja! ( ash / fyk )

Wednesday, January 28, 2009

Tips & Tricks 7 Langkah Membasmi Virus 'Conficker'

Jakarta - Virus 'Conficker.DV' menggunakan metode penyebaran yang berbeda dari pendahulunya. Dengan canggihnya, virus tersebut berusaha mengakses jaringan menggunakan celah windows 'Default Share' (ADMIN$\system32) dengan menebak password administrator.

Selain itu 'Conficker.DV' juga membuat file pada media removable seperti flashdisk, harddisk dan card reader dengan menyimpan file hidden pada root drive.

Sementara aksi yang sama seperti pendahulunya, yaitu berusaha mengexploitasi MS08-067 atau celah keamanan Windows, Windows Server Service atau SVCHOST.exe. Banyak user yang terinfeksi dikarenakan tidak mengaktifkan fitur Automatic Updates dan tidak melakukan patch windows MS08-067.

Jika sudah begini, simak 7 langkah singkat analis virus dari Vaksincom Adi Saputra untuk membasmi virus 'Conficker.DV' yang diterima detikINET, Rabu (28/1/2009):

1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Jika belum memiliki, bisa didownload di situs norman.
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:\WINDOWS\Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini:

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2

[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf', lalu 'Save As Type' menjadi 'All Files' agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.

Sementara untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui 'msconfig' atau dapat mendelete secara manual pada string: 'HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run'

7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer Anda dengan patch resmi dari Microsoft guna mencegah infeksi ulang.

Sunday, January 18, 2009

Tips & Tricks 6 Kartu Grafis Pilihan Bagi Gamer oleh Trisno Heriyanto - detikinet

Jakarta - Beragam kartu grafis kini dapat dijumpai di pasaran dan setiap kartu grafis tentunya ditunjukan untuk segmen-segmen yang berbeda. Nah, supaya tidak bingung, detikINET coba berikan enam kartu grafis pilihan yang dibedakan menjadi tiga bagian yaitu Entry Level, Mainstream dan High-end.

Sebelum memilih kartu grafis, perlu diingat bahwa pemilihan kartu grafis harus didukung dengan sistem dan Power Supply Unit (PSU) yang memadai, agar dapat memaksimalkan kinerja kartu grafis tersebut. Contohnya, kartu grafis high-end tentunya akan membutuhkan hardware yang tergolong High-end juga dan pemilihan PSU pun harus cermat. Jangan sampai hardware yang kita miliki tidak bekerja optimal atau bahkan sampai rusak hanya gara-gara PSU yang tidak memadai.

Entry Level

Kartu grafis untuk segmen ini ditujukan bagi pengguna komputer yang ingin memainkan game terbaru tapi dengan dana yang terbatas. Kartu grafis kelas ini cukup nyaman untuk memainkan game terbaru sekarang dengan resolusi sampai 1024x768, cocok bagi para pengguna komputer yang menggunakan monitor berukuran 15".


ATI Radeon HD 4650 (kisaran harga US$70-80)

Bagi yang ingin menggunakan kartu grafis buatan ATI bisa melirik kartu grafis yang motori chipset HD 4650. Pasalnya, selain harga yang ditawarkan cukup terjangkau, seri ini sudah dipersenjatai dengan core clock/ memory sebesar 600MHz/ 1000Mhz yang membuatnya cukup berperforma baik untuk menjalankan game-game saat ini.

Nvidia Geforce 9500GT (kisaran harga US$71-90)

Kartu grafis ini mempunyai segmen yang sama dengan ATI Radeon HD 4650. Walau memiliki core/memory clock yang lebih besar, yakni 650MHz/1625MHz, tetapi memiliki performa yang tidak terpaut jauh dengan ATI Radeon HD 4650.


Mainstream

Kartu grafis untuk kelas ini sudah sangat cukup untuk menjalankan game terberat sekalipun dalam resolusi 1280x1024, tentunya jika didukung dengan hardware lain yang memadai. Sebagai panduan, dalam memakai kartu grafis kelas ini minimal pengguna harus sudah menggunakan dual core prosessor untuk menghindari 'bottle neck' pada sistem.


ATI Radeon 4830 (kisaran harga US$ 109-133)

Menggunakan prosessor 640 shader, Core/Memory Clock sebesar 575MHz/1800MHz membuat kartu grafis ini cukup bertenaga untuk menjalankan game-game yang tergolong kelas berat seperti GTA IV, STALKER, Crysis dan yang lainnya.

Nvidia Geforce 9800GT (kisaran harga US$119-180)

Kartu grafis ini merupakan pengembangan dari seri terdahulunya yaitu Geforce 8800GT. Dibekali dengan core/ memory clock sebesar 600MHz/1800MHz dan dengan dukungan PhysiX dari Nvidia membuatnya lebih baik ketika menjalankan game yang berbasiskan PhysiX.


High-end.

Kartu grafis kelas ini lebih ditujukan kalangan gamer yang menginginkan performa tinggi dan kualitas gambar terbaik dalam game. Tentunya untuk mendapatkan itu dibutuhkan dana yang cukup menguras dompet, selain untuk kartu grafis juga untuk sistem pendukung.


ATI Radeon HD 4870 (kisaran harga US$ 196-299)

Kartu grafis seri ini dapat membuat game terberat saat ini menjadi tampak begitu ringan bahkan dengan memaksimalkan detail ataupun mengaktifkan Antialising dapat ditangani kartu grafis ini dengan mudah. Itu semua karena kartu grafis ini mempunyai Core/Memory clock sebesar 750MHz/1800Mhz dan menggunakan jenis memori terbaru yaitu DDR5.


Nvidia GTX 260 (kisaran harga US$244-322)

Seri GTX merupakan seri terbaru jajaran produk high-end dari Nvidia, GTX 260 dibekali dengan Core/Memory Clock sebesar 576MHz/1998Mhz merupakan pesaing ketat dari HD 4870. Bahkan di beberapa game tertentu, kartu grafis ini dapat melibas rivalnya. Tetapi sayang, harga yang ditawarkan sangat terpaut jauh sehingga produk ini jadi kurang peminat.



Selain jenis kartu grafis yang disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak lagi jajaran kartu grafis yang beredaran di pasaran. Buat pengguna yang benar-benar 'gila', tengok saja ATI Radeon 4870X2 atau Nvidia GTX 295 yang merupakan kartu grafis tercepat dari kedua kubu saat ini. Namun detikINET belum merekomendasikannya, karena keduanya memiliki kisaran harga hingga US$499. ( eno / wsh )

Tips & Tricks 4 Alternatif Menghindari 'Gigitan' Mouse Santi Dwi Jayanti - detikinet

Berlin - Menggunakan mouse dalam jangka waktu yang lama, ditambah modelnya yang tidak pas, ternyata bisa menimbulkan 'gigitan' alias gangguan kesehatan yang dikenal dengan nama 'mouse arm'. Untuk menghindarinya, pertimbangkan jangka waktu penggunaan mouse dan bentuk mouse Anda.

'Mouse arm' sebenarnya adalah sebutan untuk sindrom RSI (Repetitive Stress Injury). Psikologis Hardo Sorgatz dari Technical University of Darmstadt mengungkapkan, bahwa gangguan kronik ini bisa dipicu jika ada gerakan berulang-ulang terus menerus saat memakai mouse.

Berikut beberapa saran untuk menghindari gangguan itu seperti dikutip detikINET dari MonsterSandCritics, Selasa (13/1/2009):


1. Pilih mouse berbentuk simetris, yang memungkinkan perpindahan antara tangan kanan dan kiri. Dengan mouse ini pula Anda bisa mengurangi stres. Hal ini dianjurkan oleh Ahmet Cakir, direktur sebuah institusi penelitian private milik Institut Ergonomik di Berlin.
2. Para ahli juga menyarankan penggunaan alat navigasi Tablet yang dilengkapi dengan stylus (sebuah pena yang biasanya digunakan untuk PDA atau layar sentuh). Tablet, umumnya memiliki skala permukaan monitor 1:1. Alat yang biasa digunakan oleh seniman grafis tersebut menghindari gerakan memutar yang biasa dilakukan pemakai mouse untuk melintasi layar.
3. Alternatif lain lagi adalah penggunaan trackball. Perangkat yang dijuluki 'anti mouse' ini berupa bola yang digerak-gerakkan oleh pengguna untuk mengarahkan pointer di layar. Tidak seperti mouse, trackball bersifat stasioner alias diam di tempat.
4. Selain itu, cara yang disebut paling efektif adalah dengan menggunakan roller mouse. Perangkat ini sekilas mirip tatakan keyboard dengan bagian khusus di depannya. Bagian depan itu dilengkapi dengan pemutar (roller) di bagian tengahnya, yang bisa diakses baik oleh tangan kanan atau kiri. Selain itu juga terdapat tombol untuk klik kanan, klik kiri, klik ganda dan scroll.


Namun meski beberapa saran telah diungkapkan, Hardo Sorgatz menegaskan bahwa sakit yang dialami pengguna, selain dari mouse, bisa juga disebabkan oleh area kerja secara keseluruhan. Pengguna disarankan memeriksa postur duduk, atau ketinggian meja yang dipakai.
( wsh / wsh )

Monday, January 12, 2009

Tips & Tricks 4 Alternatif Sebelum Menghancurkan Hardisk

Jakarta - Jangan keburu menghancurkan hardisk meski Anda sudah tidak menggunakannya lagi. Temukan cara lain yang lebih jitu, daripada harus membongkar-bongkar gudang untuk mencari palu.

Sebuah majalah konsumen terkemuka menasihati pemiliki komputer untuk menghancurkan hardisk jika akan menjual komputer. Pasalnya, ada banyak risiko data-data pribadi akan terungkap dari hardisk bekas meskipun sudah diformat.

Dikutip detikINET dari ITportal, Sabtu (10/1/2009), inilah beberapa cara yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan pada komputer bekas sebelum akhirnya (jika memang terpaksa) memutuskan untuk menghancurkan hardisk:

1. Gunakan DBAN (Darik's Boot And Nuke) jika Anda berencana menjual komputer lewat Ebay. DBAN berfungsi "membersihkan" komputer. Semua konten dapat terhapus secara otomatis sebelum Anda merelakannya jatuh di tangan orang lain. Namun Anda perlu membuat CD yang dapat di-boot terlebih dulu, atau DVD yg memakai file ISO.
2. Cara lainnya adalah dengan mengisi space yang ada di hardisk drive dengan file-file hingga penuh dan menindih file-file sebelumnya. Sebagai contoh, unduhlah kopian ISO dari distribusi Linux manapun dan kopi semua itu(jika Anda memakai Windows). Setelah semua terisi, kemudian formatlah.
3. Anda bisa juga mengambil semua data yang ada, mengkompresnya, mengamankannya menggunakan sandi yang kuat, kemudian memformat hardisk drive tersebut. Hal ini untuk menanggulangi bila ada orang iseng yang akan merecover file-file itu.
4. Tetapi jika Anda ingin menyingkirkan komputer Anda beserta semua perangkatnya, apakah tidak lebih baik jika menyumbangkannya saja untuk acara amal atau untuk teman terdekat Anda?