PANJENENGAN PENGUNJUNG NOMER

JAM PIRO SAIKI

Monday, December 29, 2008

Tahun Baru 1430 H

mungkin selama ini kita melupakan tahun baru kita tahun baru hijriah
kita hanya menyambut tahun baru masehi
padahal kita punya tahun baru Islam
mari kita rayakan tahun baru Islam 1430 hijriah
dengan semangat baru, resolusi baru, harapan baru kita jelang tahun baru ini dengan penuh kebahagiaan
kita renungi apa yang telah kita lakukan pada tahun lalu kesalahan apa yang telah kita lakukan.................?????????
di tahun baru ini kita harus lebih baik dari tahun lalu
so with new spirit let's keep going in the new year

Monday, December 22, 2008

Tips & Tricks 4 Langkah Pencegahan Virus Conficker

Jakarta - Worm Win32/Conficker.A menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di-patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban.

Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset "Restore Point" guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point. Virus ini juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.

Untuk mencegah virus ini menginfeksi lebih banyak komputer, pastikan Anda melakukan langkah berikut ini:

1. Pastikan virus tersebut tidak aktif di komputer Anda. Caranya adalah dengan memutuskan hubungan komputer ke jaringan.

2. Jika setelah hubungan ke jaringan diputuskan infeksi virus terhenti, maka artinya sumber virus bukan dari komputer Anda melainkan dari salah satu komputer di jaringan.

3. Cari sumber penyebar virus Conficker di jaringan sebelum mengkoneksikan komputer Anda. Logikanya, semua komputer yang belum di-patch dan terhubung ke jaringan dimana ada satu komputer yang terinfeksi virus Conficker, maka akan terinfeksi Conficker juga dalam waktu singkat. Kecuali komputer-komputer tersebut dilindungi oleh Firewall yang memproteksi port:

* UDP Port 135, 137, 138 dan 445
* TCP Port 135, 139, 445 dan 593


4. Patch semua komputer yang sistem operasinya rentan terhadap celah keamanan RPC Dcom 3. Untuk mendapatkan detil patch-nya, silahkan download di situs Microsoft.

Seperti diberitakan sebelumnya, Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan.

Tips & Tricks 4 Tipe UPS, Keunggulan dan Kekurangannya

Dewi Widya Ningrum - detikinet


Jakarta - Anda mungkin sudah mengenal Uninteruptible Power Supply (UPS). Akan tetapi, seringkali orang hanya mengenal dua jenis UPS yang memang paling mudah ditemui di pasaran.

Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dari model rancangannya, seperti dikutip dari rilis yang diterima detikINET, Selasa (16/12/2008), UPS terbagi dalam beberapa tipe yang menghasilkan karakteristik kinerja berbeda:

1. Standby
2. Line Interactive
3. Double Conversion On-Line
4. Delta Conversion On-Line


UPS tipe Standby

Tipe ini biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, selain itu rancangannya efisien, ukurannya kecil serta murah.

UPS tipe Line Interactive

UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Sebab, selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik.

UPS ini memiliki Inverter yang selalu terhubung ke output sistem UPS untuk mengubah daya dari batere ke AC. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS.

Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.

UPS tipe Double Conversion On-Line

Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC.

Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output.

Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.

UPS tipe Delta Conversion On-Line

Hampir sama dengan tipe Double Conversion, tipe Delta menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem batere.

Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Secara ringkas, keunggulan dan kekurangan tipe-tipe UPS tersebut dapat dilihat di bawah ini:

Standby
Keunggulan: biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak.
Kekurangan: baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA.
Keterangan: paling cocok untuk pengguna personal.

Line Interactive
Keunggulan: reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik.
Kekurangan: tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA.
Keterangan: tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu.

Double Conversion On-Line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel.
Kekurangan: efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA.
Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.

Delta Conversion On-line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi.
Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Keterangan: efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar.

( dwn / fyk )

Sunday, December 14, 2008

Virus Domplengi Windows Media Player Classic

Dewi Widya Ningrum - detikinet

Jakarta - Sebuah virus lokal kembali bergentayangan di ranah komputer. Virus ini cukup merepotkan, karena dapat mengganti icon dan tipe file Microsoft Office. Namun untungnya, tidak sampai menghancurkan file Office.

Virus ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic. Agar tak disangka virus, ia menyamar dengan menggunakan icon "Windows Media Player Classic" dengan tipe file application (exe).

Dalam rilis yang dikutip detikINET, Senin (15/12/2008), Vaksincom mendeteksi virus yang dijuluki "K0pL4xz" ini sebagai VBWorm.QTT.

Salah satu ulah K0pL4xZ adalah mengubah icon dan isi folder Windows. Pengguna yang sudah terinfeksi virus ini, maka akan mendapati icon Windows pada komputernya berubah, dari semula icon Folder menjadi icon Control Panel. Selain itu, ia akan mengubah isi folder Windows menjadi isi yang ada pada menu Control Panel.

Ulah K0pL4xZ lainnya adalah mengubah tipe file serta icon shortcut aplikasi Microsoft Office antara lain menjadi "KopLaXz@KudoShop" dan mengubah nama pemilik komputer di System Properties menjadi KUDO_SHOP.

Virus ini juga akan menampilkan beberapa pesan pada saat menjalankan fungsi Windows, seperti:

- Ketika menjalankan fungsi Search File/Folder, akan muncul pesan: HayOooO,,, mau Nyari Apaan Luuwh???Nyari WesWeWhH lah ??? Gak Boleh tau DOSA!!!

- Ketika meng-uncheck opsi "Hide file extentions for known file types", maka akan muncul pesan: AduH,,,Lo jangan sok Tau dwEEh,,Luwh_Tuwh SombOng bGtz DasAr KopLaXz kurang KerJaan!!!!

Seperti virus lokal lainnya, K0pL4xZ juga memblok fungsi Windows seperti Regedit, Msconfig, Task Manager, System Restore atau Folder Option serta tools keamanan sebagai bentuk pertahanan dirinya.

Ia juga akan mengacak-acak judul Internet Explorer (IE) menjadi "KOPLAXZ_KUDO_SHOP_LUUPH_CLASS_MILD" dan halaman IE dengan menampilkan pesan sang pembuat virus.

Virus ini menyebar melalui media Flash Disk dengan memanfaatkan fitur autorun Windows, dengan cara membuat file autorun.inf, Desktop.ini dan Folder.htt sehingga virus akan langsung aktif ketika Flash Disk dihubungkan ke komputer atau saat user akses ke Flash Disk.
( dwn / faw )

Tuesday, December 9, 2008

Membangun Situs Aman dari Hacker

Berikut ini adalah beberapa tips dalam Membangun Websites yang tidak mudah di jebol Hacker. Tips ini dibuat oleh moderator komunitas white hacker Yogyafree, Nathan Gusti Ryan.
�
Sehubungan dengan maraknya deface atau hacking isi websites pemerintah maupun organisasi besar maka berikut ini berbagai tips yang dapat dilakukan oleh web administrator untuk membangun Webserver yang tangguh dan tidak mudah dibobol oleh Hacker.

Pertama
Pada umumnya, hosting websites dilakukan pada ISP (Internet Service Provider) dengan space tertentu, lalu kita melakukan upload website via FTP atau via CPANEL (Control Panel). Webhosting inilah yang rawan dan mudah sekali dibobol oleh Hacker di antaranya mengunakan teknik SQL Injection. Maka disarankan agar mengunakan Server sendiri dan mengunakan VPS (Virtual Private Server). Dengan Server sendiri atau Virtual Private Server bisa mengunakan berbagai proteksi terhadap kita secara Customized. Beda dengan Web Hosting, proteksi security dilakukan terserah apa kata ISP. Kelemahan proteksi inilah yang dimanfaatkan oleh Hacker dengan melakukan Port Scanning untuk menemukan celah security yang bisa ditembus untuk bisa masuk dan mengambil alih websites tersebut.

Tips Kedua
Mengunakan Hardware Security yang powerfull diantaranya yang memiliki fitur Firewall, IDS (Intrusion Detection System) dan IPS (Intrusion Prevention System). Contohnya mengunakan Fortigate, Cisco Series Security, 3Com Tipping Point, dan lainnya. Dapat juga mengunakan software IDS seperti Black ICE Countermeasures ataupun Distro Linux untuk security system seperti Smootwall, Monowall, Customized Distro Linux, dan lainnya. Umumnya, baik software maupun hardware security ini bisa secara otomatis mengirimkan email alert bahkan bisa mengirimkan alert via SMS jika system mendeteksi adanya serangan dari hacker.

Tips Ketiga
Mengunakan system yang Stable yang sudah perfect systemnya, sehingga kemungkinan adanya celah keamanan juga dapat diminimalkan. Banyaknya software atau tool web builder dengan berbagai versi terutama versi gratis/ free License/ Freeware, sebaiknya para pemakai memilih versi yang sudah dinyatakan Stable. Seperti adanya BUG pada software Joomla versi 1.5.0 - 1.5.5.
�
Tips Keempat
Web Administrator/ System Administrator harus melakukan Review, Testing, Simulasi secara berkala terhadap keamanan pada Server yang dikelolanya. Bahkan bisa bekerja sama dengan Hacker (White Hacker yang dapat dipercaya reputasinya) untuk melakukan Audit terhadap implementasi Security webservernya. (srn)

Sunday, November 30, 2008

Tips & Tricks

Kamis, 27/11/2008 16:34 WIB
)Tips & Tricks
6 Langkah Membersihkan Virus 'JeNGKol'
Penulis: Vaksincom - detikinet

Ilustrasi (ist.)

Jakarta - Salah satu ciri komputer terinfeksi virus JeNGKol adalah komputer akan logoff jika user menjalankan file .INF dan saat user mengedit file VBS.

Virus ini akan menyembunyikan file berekstensi .DOC, dengan cara membuat file duplikat sesuai dengan nama file yang disembunyikan untuk mengelabui user. Bagaimana cara membersihkan virus ini? Ikuti langkah berikut ini:

1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan (LAN).
2. Nonaktifkan "System Restore" selama proses pembersihan (Windows XP).
3. Matikan proses virus. Untuk mematikan proses virus ini dapat menggunakan tools pengganti task manager seperti "Process explorer". Silahkan downlod tools tersebut di: http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip.

4. Hapus registri yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah proses penghapusan silahkan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.vbs, kemudiai Jalankan file tersebut (klik 2x).

Dim oWSH: Set oWSH = CreateObject("WScript.Shell")
on error resume Next
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\batfile\shell\open\command\","""%1"" %*"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\comfile\shell\open\command\","""%1"" %*"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\exefile\shell\open\command\","""%1"" %*"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\piffile\shell\open\command\","""%1"" %*"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Shell","Explorer.exe"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\Shell\Edit\Command\","C:\Windows\System32\notepad.exe %1"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon\","C:\Windows\System32\WScript.exe,2"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\inffile\shell\Install\command\","C:\windows\System32\rundll32.exe setupapi,InstallHinfSection DefaultInstall 132 %1"
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFileAssociate")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDrives")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistriTools")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableCMD")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\RunLogonScriptSync")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\HideLegacyLogonScripts")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\HideLogoffScripts")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\HideStartupScripts")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\RunStartupScriptSync")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\run\JeNGKoL")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\NeverShowExt")
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\","VBScript Script File"
oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\FriendlyTypeName","VBScript Script File"
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistriTools")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\RunLogonScriptSync")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\EnableLUA")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NOFind")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NORun")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDrives")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDriveAutoRun")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\WinOldApp\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Msconfig.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit32.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\rstrui.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\command.com\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe\debugger")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe\debugger")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop\")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Associations\")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\explorer\DisallowRun\")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\explorer\Run\")
oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WindowsUpdate\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\ActiveDesktop\")
oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run\")

5. Hapus file duplikat yang dibuat oleh virus dengan ciri-ciri:

* Menggunakan icon JPEG atau VBS
* Ukuran 14 KB
* Type file JPEG Image atau VbScript Script File


Untuk mempermudah proses pencarian virus, silahkan gunakan fungsi Search windows.

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, lindungi komputer Anda dengan anti virus yang sudah dapat mendeteksi dan membasmi virus ini. ( dwn / dwn

Thursday, October 30, 2008

Gawat, Ratusan Ribu Baterai Laptop Sony Ditarik Lagi!
Dewi Widya Ningrum - detikinet

Baterai laptop Sony (ist.)

Jakarta - Aksi penarikan baterai laptop kembali terjadi. Kali ini sekitar 100.000 baterai laptop buatan Sony Energy Devices Corporation ditarik dari pasaran karena dapat menyebabkan panas berlebih (overheat) hingga terbakar.

Baterai yang ditarik adalah baterai lithium-ion Sony 2.15Ah yang terpasang di berbagai laptop bermerek Hewlett-Packard, Toshiba, dan Dell. Baterai ini dijual antara Desember 2004 dan Juni 2006.

Dari 100.000 baterai yang ditarik, 35.000 diantaranya berada di Amerika Serikat (AS) dan sisanya dijual di luar Amerika.

Menurut Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat (Consumer Products Safety Commission), telah terjadi 40 kasus kecelakaan dan hampir setengah diantaranya karena baterai overheat, termasuk 17 diantaranya melibatkan percikan api, 10 kerusakan minor, dan dua pengguna mengalami luka bakar.

Berikut daftar merek dan model notebook yang baterainya termasuk bermasalah, yang dikutip detikINET dari situs komisi tersebut, Jumat (31/10/2008):

Hewlett-Packard (32.000 unit):
HP Pavilion: dv1000, dv8000 dan zd8000
Compaq Presario: v2000 dan v2400
HP Compaq: nc6110, nc6120, nc6140, nc6220, nc6230, nx4800, nx4820, nx6110, nx6120, nx9600
Label barcode baterai yang ditarik: A0, L0, L1 atau GC.

Toshiba (3000 unit):
Satellite: A70/A75, P30/P5, M30X/M35X, M50/M55
Tecra: A3, A5, S2
Label barcode baterai yang ditarik: tidak disebutkan.

Dell (150 unit):
Latitude: 110L
Inspiron: 1100, 1150, 5100, 5150, 5160
Label barcode baterai yang ditarik: OU091


Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pengguna notebook tersebut diimbau untuk mengeluarkan baterai dari notebooknya dan menghubungi produsen notebook bersangkutan untuk meminta baterai pengganti.

Sementara menunggu baterai penggantinya, pengguna disarankan menggunakan AC adapter ketika mengoperasikan notebooknya. Konsumen juga disarankan agar hanya menggunakan baterai dari manufaktur notebook mereka saja atau dari reseller resmi. ( dwn / fyk )

Tuesday, October 14, 2008

Tips & Tricks

Dewi Widya Ningrum - detikinet

Drag and drop icon situs ke desktop

Jakarta - Agar lebih menghemat waktu berinternet, Anda bisa membuat sebuah shortcut situs yang sering Anda kunjungi pada desktop komputer.

Cara tradisional yang biasanya digunakan di browser Internet Explorer 7 (IE7) untuk membuat shortcut adalah dengan mengklik menu File pada browser, lalu pilih Send To, kemudian Shortcut to Desktop. Namun di browser Firefox tidak ada pilihan menu seperti itu.

Ada cara lain dan juga cepat untuk membuat shortcut situs di desktop, dan, seperti dikutip dari Techdreams, Rabu (15/10/2008), bekerja di browser IE maupun Firefox. Ini dia caranya:

1. Buka browser (IE/Firefox), lalu buka halaman situs yang ingin dibuat shortcut-nya.
2. Ubah ukuran browser sampai Anda bisa melihat desktop dan browser secara bersamaan.
3. Drag and drop icon kecil yang ada di sebelah kiri address bar browser ke desktop Anda.

Kini situs-situs favorit Anda bisa dikunjungi hanya dengan mengklik dua kali (double click) icon situs terkait pada desktop. Selamat browsing!

Thursday, October 9, 2008

Disable Autorun, Cegah Infeksi Virus

Fitur autorun dari CD biasanya akan otomatis berjalan ketika CD dimasukkan ke dalam drive. Proses autorun yang terjadi saat inserting CD, ternyata juga dapat ditunggangi oleh malware atau "Sony rootkit", yang akan menyebar otomatis dari drive ke PC Anda. Sony rootkit adalah label Sony pada CD musik yang jika otomatis autorun di PC Anda, maka virus writer akan mengeksploitasi PC Anda, dan virus tersebut tidak mudah terdeteksi antivirus dan security scanner karena bersembunyi di suatu tempat di PC Anda. Agar malware atau Sony rootkit tidak langsung masuk ketika proses autorun CD, berikut ini merupakan langkah-langkah untuk men-disable fungsi autorun pada PC Anda.

Jika Anda menggunakan XP Pro (XP Professional Edition)

* Click Start -> Run
* Ketik gpedit.msc dan click OK
* Jendela Group Policy akan tertampil.
* Di bagian kiri, double-click Administrative Templates
* Di bagian kanan, double-click System
* Scroll ke bawah list didalamnya dan double-click Turn Off Autoplay
* Dalam jendela Turn Off Autoplay Properties, pilih Enabled.
* Dropdown di sebelah Turn Off Autoplay on, pilih All drives, lalu click OK
* Keluar dari Group Policy dengan memilih File, lalu pilih menu Exit

Jika Anda menggunakan XP Home (XP Home Edition)

* Anda dapat mengubah isi register dengan click Start -> Run
* Ketik regedit dan click OK.
* Jendela Registry Editor akan tertampil
* Di bagian kiri, navigasikan ke :
o HKEY_CURRENT_USER :
o Software
o Microsoft
o Windows
o CurrentVersion
o Policies
o Explorer
* Ketika di Explorer, di bagian kanan click nilai NoDriveTypeAutoRun
* Pilih Modify dari menu drop down. Nilai dasar akan diset ke bentuk Hexadecimal atau pilih Hexadecimal.
* Ketik 95 dan click OK.
* Hal di atas hanya akan men-disable autorun dari USB atau removable devices. Jika ingin men-disable autorun CD-ROM drive juga, Anda dapat mengganti 95 dengan b5.
* Keluar dari Registry Editor dengan memilih File, lalu pilih menu Exit
* Anda dapat me-restart komputer Anda untuk efek perubahannya.

simbol @ di alamat email

Huruf kecil “a” dengan lingkaran yang hampir melingkarinya biasanya ditemukan dalam alamat email, yang lebih dikenal dengan symbol “at”. Tidak ada arti khusus di dalamnya, tetapi penggunaannya telah dipakai secara universal. Namun, ada beberapa keanehan yang mendeskripsikan arti symbol @, sebelum dipakai di alamat email. Bahkan, beberapa negara menggunakan kata yang memadukan bentuk symbol “@” dengan tipe binatang seperti :
apenstaartje – ekor monyet (Belanda)
snabel – belalai gajah (Belanda)
kissanhnta – ekor kucing (Finlandia)
klammeraffe – monyet bertengger (Jerman)
papaki – bebek kecil (Yunani)
kukac – worm (Hungaria)
dalphaengi – siput (Korea)
grisehale – ekor babi (Norwegia)
sobachka – anjing kecil (Rusia)

Sebelum symbol “@” digunakan untuk electronic mail (email), symbol tersebut merepresentasikan biaya atau berat suatu benda, seperti contoh jika membeli 6 apel, maka akan ditulis “6 apel @ Rp1000”. Dengan diperkenalkannya email, telah membuat symbol “@” menjadi popular. Simbol “@” atau “at sign” berguna untuk memisahkan nama user yang online dari alamat emailnya, sebagi contoh joe@uselessknowledge.com. Simbol “@” memiliki kegunaan yang penting di Internet, sehingga pihak pembuat keyboard, meletakkan symbol khusus ini di dalamnya. Sebagai hasilnya, tidak ada nama yang resmi dai symbol “@” ini.

Asal symbol “@” berasal dari sejarah abad pertengahan para biarawan sebelum adanya pabrik percetakan. Ketika itu setiap huruf dari kata benar-benar ditulis oleh tangan untuk setiap copy-an dari buku yang akan diterbitkan. Lalu para biarawan mencoba memikirkan bagaimana dapat mempersingkat jumlah kerja individu per kata untuk kata-kata yang sering digunakan. Walaupun kata “at” sangat pendek, namun hal itu cukup menjadi kata dalam text dan dokumen yang dipikirkan oleh biarawan, akan lebih cepat dan mudah untuk mempersingkat kata. Sebagai hasilnya, para biarawan sepakat untuk meletakkan “t” yang melingkar di sekitar “a”, lalu membuatnya dengan pena.

Kisah lain menceritakan bahwa symbol “@” merupakan singkatan dari “amphora”. Amphora adalah unit pengukur yang menentukan jumlah isi dari guci yang digunakan untuk menyimpan butir padi, garam, dan anggur. Giorgio Stabile, seorang siswa dari Italia menemukan symbol “@” dalam surat yang dikirim oleh temannya yang menjadi pedagang, Francesco Lapi, pada tahun 1536. Sepertinya beberapa industri perdagangan melihat symbol “@” dalam buku yang dibuat oleh para biarawan, dan kemudian menggunakannya sebagai symbol amphora. Hal ini juga menjelaskan mengapa symbol “@” digunakan sebagai lambing kuantitas dari sesuatu benda.

(h_n)